Kaya Lahan Marikultur Indonesia Punya Peluang Ekspor Rumput Laut

Kaya Lahan Marikultur Indonesia Punya Peluang Ekspor Rumput Laut

Potensi ekspor rumput laut sangat besar karena memang rumput laut adalah salah satu sumber daya hayati dengan keberadaan melimpah di perairan tanah air. Bahkan, habitatnya memiliki luas wilayah yang berkisar 1,2 juta hektar.  Bisa jadi, luasan ini adalah kawasan tumbuh rumput laut terbesar di dunia. 

Tak heran,  Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti yaitu Wahyu Trenggono sangat optimis dengan keberhasilan peluang ekspor rumput laut. Pada berbagai kesempatan, Wahyu mengungkapkan rumput laut merupakan komoditas serbaguna yang diolah untuk berbagai produk.

 Produk-produk tersebut adalah produk pangan, farmasi, bahan makanan bahkan pupuk.

Baca Juga : Potensi ekspor sayuran

Cara Meningkatkan Produksi Rumput Laut 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen dalam pembangunan blue economy atau ekonomi biru dimana produk laut harus dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Salah satu produk unggulan, yakni rumput laut harus dapat menjadi salah satu penggerak upaya ekspor, tanpa merusak lingkungan serta selalu kontinyu.

Indonesia yang merupakan negara agraris tentu tidak akan kesulitan dalam mengekspor rumput laut. Pasalnya, rumput laut tumbuh alami dan menjadi sumber daya alam terbarukan.  Dengan demikian, peluang potensi ekspor rumput laut semakin besar karena permintaan produk ini sangat tinggi, mengingat manfaat serta nilai yang diberikan oleh rumput laut. 

 Langkah serius pemerintah adalah mengembangkan industri rumput laut nasional yang diatur melalui Perpres Nomor  33 Tahun 2019 yang didalamnya memuat pengaturan Peta Panduan dari Pengembangan Industri Rumput Laut Nasional Tahun 2018-2021.

 Implementasinya adalah penelitian pengembangan (litbang) budidaya jenis spesies atau varietas baru, budidaya, teknologi pengolahan produk setengah jadi serta produksi akhir sebagai suplai untuk kebutuhan nasional ataupun global.

Tidak tanggung-tanggung, produksi rumput laut difokuskan pada produk bioplastik. Di tengah kampanye pengurangan produk plastik, KKP melakukan sosialisasi kepada pelaku UMKM untuk memproduksi produk bioplastik dari rumput laut, seperti plastik kemasan, sedotan dan banyak lagi.  

Optimalisasi peran industri pengolahan rumput laut tentu harus berdampak luas bagi perekonomian nasional supaya dapat meningkatkan kesejahteraan petani rumput laut sekaligus pengolahnya.

Peningkatan Potensi Ekspor Rumput Laut

KKP sendiri sempat merilis data tentang ekspor rumput laut di enam bulan pertama di tahun 2022 dimana ekspor komoditas ini mencapai USD 275 juta. Pertumbuhan ini mencapai lebih dari 90 persen dengan capaian volume kurang lebih 112 ton.  Pastinya, rumput laut merupakan salah satu komoditas ekspor utama yang menjanjikan. 

Hal ini sangat masuk akal mengingat rumput laut merupakan produk serbaguna dengan berbagai produk turunan. Karena itulah, banyak negara berminat mengolah rumput laut. Kegunaan rumput laut tentunya sangat tinggi terlebih karena bahan ini merupakan bahan utama untuk berbagai produk seperti kosmetik, bahan makanan dan bahkan kemasan bioplastik. 

Yang menarik adalah potensi ekspor rumput laut kering dari negara ini berada di posisi kedua setelah Korea Selatan.  Tentunya pencapaian ini perlu dipertahankan, terlebih komoditas ini juga tumbuh secara alami di perairan Indonesia.  Pemerintah pun semakin menggalakkan kawasan budidaya rumput laut seluas mungkin.

Produk-Produk Rumput Laut 

Hilirisasi menjadi upaya pemerintah saat ini sehingga bahan baku dalam negeri meningkat secara kualitas dan kuantitas. Jika tidak, maka berbagai rumput laut mengalami penurunan dalam produksi produk turunan. Selama ini, produk turunan rumput laut dimanfaatkan oleh industri pangan dan juga non-pangan. 

Bahan pangan dari rumput laut sudah sangat sering kita temukan seperti agar-agar, es krim, jeli, bahkan semua jenis makanan sebagai. Untuk produk non pangan, rumput laut tidak hanya dipergunakan untuk kosmetik dan farmasi, tetapi juga tekstil, cat dan pasta gigi.  Bahkan, limbah produksi dapat dimanfaatkan untuk pupuk. 

Saat ini, terdapat beberapa pabrik pengolahan rumput laut yang berkontribusi dalam penyediaan bahan ekspor. Negara-negara pengimpor rumput laut utama termasuk Amerika Serikat, Jepang, Denmark, dan Rusia.  

Potensi ekspor rumput laut masih sangat besar karena ketersediaan rumput laut yang tidak terbatas. Peluang ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil dan menengah, terutama mereka yang tinggal di daerah timur Indonesia seperti Maluku, NTB, NTT dan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.  

Terlebih, proses ekspor kini semakin mudah. Jasa ekspedisi ekspor juga dapat memfasilitasi proses ekspor dengan mudah dan terjangkau. Salah satunya adalah Misterexportir. 

Sebagai partner para eksportir, jasa ekspedisi ini telah terbukti memberikan layanan seperti Undername, Custom Clearance, Find Out Suppliers, Contract Sales Export, All In , Project Shipment, Ocean Freight,  dan Air Freight. 

Kunjungi https://misterexportir.com/ dan dapatkan keuntungan besar melalui produksi komoditas ekspor. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FAST RESPONSE

Mister Exportir adalah brand resmi dari PT Triton Nusantara Tangguh. Membantu para eksportir mengirimkan barang mereka ke Mancanegara.

CONTACT US

18 Office Park 10th A Floor TB Simatupang Street No. 18, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

+62-8128-8361-396

Copyright © 2017 Misterexportir