Komoditas Ekspor Perkebunan Indonesia yang Jadi Unggulan

Komoditas Ekspor Perkebunan Indonesia yang Jadi Unggulan

Komoditas ekspor perkebunan Indonesia telah menyumbang nilai yang fantastis pada kegiatan ekspor negara ini.

Indonesia memiliki berbagai macam jenis perkebunan dengan luas wilayah yang dapat dikategorikan besar.

Beberapa komoditas hasil perkebunan Indonesia bahkan tercatat sebagai yang terbesar dan terbaik dunia.

Tidak hanya dinikmati di pasar dalam negeri, hasil perkebunan alam Indonesia juga berhasil mencatatkan permintaan yang tinggi di berbagai negara.

Kali ini, Mister Exportir akan membahas mengenai komoditas ekspor Indonesia yang berasal dari hasil perkebunan.

Perkebunan menjadi salah satu sumber kehidupan yang sangat krusial bagi masyarakat sejak zaman dulu hingga saat ini.

Hasil perkebunan Indonesia dikenal memiliki keunggulan pada beberapa komoditasnya.

komoditas perkebunan

Nilai Ekspor Perkebunan Indonesia

Kementerian Pertanian mencatatkan pada tahun 2020, sektor perkebunan memberikan kontribusi yang positif untuk pertumbuhan dan pemulihan ekonomi Indonesia.

Menurut catatan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor pertanian bulan Januari hingga November 2020 mencetak nilai sebesar Rp399,5 Triliun.

Dari total nilai ekspor pertanian tersebut, kontribusi komoditas hasil perkebunan mencapai 90,9% atau sebesar Rp363,2 triliun.

Nilai fantastis ini membuat komoditas hasil perkebunan Indonesia menjadi kontributor penting dalam ekspor yang ditargetkan Pemerintah.

Ekspor hasil perkebunan Indonesia dikirim ke sejumlah negara tujuan seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Inggris, Jerman, Rusia, Uni Emirat Arab, Pakistan, dan beberapa negara lain.

Komoditas Ekspor Perkebunan Unggulan Indonesia

kakao

  1. Karet

Karet merupakan komoditas unggulan Indonesia dari sektor perkebunan. Bahkan Indonesia berhasil menjadi produsen karet alam terbesar kedua di dunia setelah Thailand.

Secara nasional, luas kebun karet Indonesia tercatat sekitar 3,55 juta hektare dengan 85% merupakan kebun rakyat, sisanya perkebunan negara dan swasta.

Nilai ekspor karet dan produk karet Indonesia pada 2020 diperkirakan mencapai lebih dari USD 5 miliar. Di pasaran, harga karet terus melonjak naik sehingga berpengaruh pada angka penjualannya yang fantastis di 2020-2021.

Negara tujuan ekspor karet Indonesia adalah Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok.

  1. Sawit

Komoditas sawit berhasil menyumbang sebanyak 11,4% dari total devisa ekspor Indonesia pada 2020.

Hal ini menunjukkan pentingnya ekspor sawit bagi perolehan devisa negara.

Secara volume, ekspor produksi sawit bulan Juni 2021 mencapai 2,026 juta ton. Angka ini merupakan gabungan dari semua produk sawit dan turunannya seperti minyak sawit, minyak goreng, dan lainnya.

Negara tujuan ekspor sawit Indonesia adalah India, Tiongkok, dan Uni Eropa.

  1. Kakao

Sepanjang Januari-Juni 2020, ekspor produk kakao olahan Indonesia mencapai USD 549 juta atau sekitar Rp 8 triliun.

Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan pengolah biji kakao nomor tiga di dunia dengan total produksi sebanyak 800 ribu ton per tahun dari 13 perusahaan.

Ekspor kakao Indonesia menjangkau lima benua dengan pangsa utama ada di Asia.

  1. Kopi

Sudah tidak diragukan lagi bahwa kopi asal Indonesia kini memiliki banyak sekali peminat di luar negeri.

Beberapa jenis kopi Indonesia sepeti Kopi Aceh Gayo, Kopi Lampung, dan Kopi Luwak menjadi primadona bagi para pencinta kopi seluruh dunia.

Kementerian Pertanian mencatat produksi kopi Indonesia tahun 2020 mencapai 753 ribu ton dari luas areal 1,2 juta hektare lahan.

Nilai ekspor kopi Indonesia sepanjang 2020 mencapai USD 822 juta dengan volume yang dikirim sebanyak 379 ribu ton.

  1. Teh

Teh asal Indonesia juga tak kalah dengan negara pesaing di pasar internasional.

Luas perkebunan teh milik rakyat di Indonesia mencapai 52.156 hektar (ha) atau 50% dari total luas kebun teh nasional.

Perkebunan teh Indonesia tesebar di berbagai daerah, salah satu yang terbesar adalah Jawa Barat. Bahkan pada Maret 2021, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas 20 ton teh asli Jabar untuk diekspor ke Uni Emirat Arab dengan nilai mencapai Rp614 juta.

Negara tujuan ekspor teh asal Indonesia di antaranya adalah Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Eropa Timur, dan Timur Tengah.

Follow Me:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat datang di misterexportir.com, kami membuka jasa export untuk produk-produk berkualitas dimana kami bekerjasama dengan UMKM dan supplier pabrik di seluruh indonesia. Kami juga memiliki jasa logistik, undername, custom clearence, dll.

Misterexportir.com adalah brand ekspor resmi dari PT. Triton Nusantara Tangguh. Selain jasa ekspor kami juga membantu client kami mendapatkan banyak buyer dari luar negeri.

download