Perbedaan Investasi Langsung dan Tidak Langsung

Perbedaan Investasi Langsung dan Tidak Langsung

Terkadang seseorang yang ingin memulai investasi, mereka kerap kali ditanyakan mengenai “mau investasi langsung atau tidak langsung?”. Hal tersebut kadang membingungkan untuk orang awam. Lalu, kira kira apa sih perbedaan investasi langsung dan tidak langsung?

Sebelum itu, mari kita telaah terlebih dahulu tentang apa itu investasi sebelum membahas lebih lanjut mengenai perbedaan investasi langsung dan tidak langsung.

Pengertian Investasi

pengertian investasi
source: freepik

Investasi adalah usaha dari seseorang atau perusahaan untuk melakukan penanaman modal atau aset dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar di masa mendatang..

Sebagai contoh, ketika seseorang atau perusahaan mengeluarkan sejumlah dana untuk membeli suatu aset atau sesuatu yang dapat meningkatkan produktivitas dari orang atau perusahaan tersebut, maka hal ini bisa dikatakan sebuah investasi.

Contoh lain adalah ketika kamu memberikan dan mempercayakan sejumlah uang untuk dikelola oleh seseorang atau perusahaan seperti manajer investasi.

Lalu, kamu bermaksud agar uang tersebut dikelola supaya kamu mendapat keuntungan di masa depan. Ini juga bisa disebut investasi.

Kemudian, yang paling diutamakan dalam berinvestasi adalah pertama kamu harus memiliki tujuan jelas dalam investasi tersebut. Lalu, berapa banyak modal yang ingin kamu siapkan. Selanjutnya, pahami risiko dari investasi yang kamu lakukan

Perbedaan dan Contoh Investasi Langsung dan Tidak Langsung

Nah, sebelumnya telah dijelaskan mengenai investasi dan juga contohnya. Kedua contoh tersebut juga memiliki kaitan erat dengan perbedaan antara investasi langsung dan tidak langsung. Berikut ini adalah penjelasan lanjut tentang investasi langsung dan tidak langsung.

1. Investasi Langsung

investasi langsung
source: freepik

Dalam investasi langsung atau direct investment, penanaman modal dilakukan oleh sang investor atau penanam modal secara langsung.

Mereka menggunakan modalnya untuk membeli langsung aset riil yang biasanya berupa emas, tanah, rumah, dan sebagainya. Atau, dalam lingkup perusahaan investasi langsung bisa berupa pembelian mesin, pembukaan lahan perkebunan, tambang, pendirian pabrik, dan lainnya.

Selain itu, terdapat pula aset finansial yang terbagi menjadi dua. Yaitu aset yang tidak bisa diperjual belikan, misalnya adalah tabungan atau deposito di bank.

Lalu, yang kedua adalah aset yang bisa diperjual belikan. Contohnya adalah investasi di pasar uang dan investasi langsung di pasar modal.

Yang sering dibicarakan mengenai direct investment adalah investasi aset finansial di pasar modal. Di sini sang investor harus melakukan analisa dan mengambil keputusan sendiri dalam membeli atau menjual saham untuk investasinya.

Maka dari itu, investasi ini membutuhkan keterlibatan langsung dari investor dalam kegiatan pengelolaan modalnya. Karena dia juga memiliki kontrol terhadap kegiatan sehari hari.

Investor pun ikut bertanggung jawab secara langsung jika terjadi kerugian.

Untuk menjalani investasi langsung, kamu sebagai investor harus menjadi nasabah perusahaan yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Efek atau PPE.

Dengan menjadi nasabah perusahaan yang berizin PPE, kamu akan memiliki akses ke bursa untuk menemukan dan mendapatkan pembeli dan juga penjual efek.

2. Investasi Tidak Langsung

investasi tidak langsung
source: freepik

Selanjutnya adalah invetasi tidak langsung atau portfolio investment. Dalam investasi ini, sang investor tidak terlibat langsung dalam pengelolaan dana investasinya.

Umumnya, investasi tidak langsung hanya berbentuk aset finansial yang berupa saham atau obligasi.

Lalu, siapa yang mengelolanya jika bukan sang investornya langsung? Jawabannya ialah manajer investasi.

Karena itu, jika kamu menjadi investor dalam investasi tidak langsung, kamu tidak perlu melakukan analisa dan mengambil keputusan dalam investasi. Biarkan manajer investasi yang mengelola portofolio kamu.

Karena investor di sini hanya berperan sebagai pemegang saham dan tidak perlu hadir secara fisik untuk mengontrol kegiatan harian pengelolaan investasi.

Biasanya masyarakat yang ingin melakukan investasi tidak langsung memanfaatkan jasa manajer investasi dengan menggunakan produk reksa dana.

Melalui reksa dana, para investor berkumpul dalam satu wadah dengan maksud untuk menghimpun dana investasi dalam suatu portofolio efek yang kemudian akan dikelola dan dipercayakan oleh manajer investasi.

Manajer investasi yang dipercaya untuk mengelola dana investasi di sini akan tetap membutuhkan akses ke bursa dengan menjadi nasabah Perantara Pedagang Efek untuk melakukan transaksi jual dan beli saham.

Investor yang memilih investasi tidak langsung biasanya cenderung memilih investasi dalam waktu singkat atau investasi jangka pendek.

Keuntungan pun didapat dari dividen dan pertumbuhan modal dari saham atau obligasi yang diinvestasikan. Lalu, ketika saham atau obligasi mengalami kerugian, sang investor pun juga merasakan kerugiannya.

Kelebihan dan Kekurangan

kelebihan dan kekurangan
source: freepik

Setelah mengetahui perbedaan dari investasi langsung dan investasi tidak langsung, sekarang kami akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan dari kedua investasi tersebut

1. Kelebihan dan Kekurangan Investasi Langsung

Kelebihan dari investasi langsung adalah investor bisa memiliki kontrol langsung dalam manajemen produksi saham investasinya. Hal ini pun membuat sang investor memiliki pengaruh penting dalam investasi.

Lalu, kebanyakan dari investasi langsung adalah investasi jangka panjang yang mana hal ini dianggap lebih berharga bagi penerima modal.

Kemudian, di sini investor melakukan analisa, memilih saham, serta mengambil keputusan sendiri untuk investasinya. Ini bisa menjadi suatu kelebihan jika sang investor paham betul dengan apa yang dilakukannya.

Dan akan menguntungkan jika si investor memang pandai dalam mencari peluan dalam hal jual beli saham.

Namun, bisa juga menjadi kekurangan jika si investor masih awam dalam kegiatan jual beli saham.

Kekurangan lainnya dalam investasi langsung adalah, tidak bisa dipindahkan setiap saat. Maksudnya adalah investor harus melalui serangkaian tahap yang cukup panjang untuk melakukan pindah tangan saham, atau jual beli saham.

2. Kelebihan dan Kekurangan Investasi Tidak Langsung

Investasi tidak langsung memiliki kelebihan yaitu kegiatannya yang sudah diatur oleh manajer investasi yang sudah ahli dalam pengelolaan dana investasi.

Jadi, sang investor di sini hanya perlu memberikan dana investasi dan mempercayakannya pada manajer investasi untuk mengelola dana tersebut tanpa perlu repot mengurus dan mengatur saham yang diinvestasikan.

Kelebihan lainnya adalah investasi tidak langsung bersifat mudah dicairkan. oleh karena itu orang yang membutuhjkan investasi jangka pendek akan lebih memilih ini.

Sedangkan kekurangannya adalah pemegang saham tidak memiliki kontrol penuh terhadap pengelolaan dana dan kegiatan perusahaan yang diinvestasikan.

Jika ada kerugian yang berkaitan dengan kelalaian manajerial perusahaan penerima dana investasi, maka investor hanya bisa menanggung risikonya tanpa bisa melakukan gugatan terhadap perusahaan yang bersangkutan.

Manfaat Investasi Langsung dan Tidak Langsung

manfaat investasi langsung dan tidak langsung
source: freepik

Manfaat dari kedua investasi tersebut adalah sama. Karena tujuan dari sebuah investasi adalah untuk mendapatkan sebuah keuntungan dari usaha menanam modal.

Keuntungan tersebut pun bisa menambahkan nilai aset kekayaanmu dan menjadi sebuah penghasilan pasif untuk kamu.

Jika penghasilan pasif kamu sudah tinggi, kamu pun bisa merdeka dalam hal keuangan dengan mengandalkannya. Kamu pun tidak perlu lagi repot bekerja keras.

Selain itu, dengan berinvestasi kamu telah menyelamatkan masa depan kamu karena investasimu juga telah menjadi tabunganmu di kemudian hari.

Sekarang adalah tinggal bagaimana kamu memilih investasi yang cocok untuk kamu. Jika kamu memiliki modal besar dan mengerti akan dunia saham, maka investasi langsung bisa menjadi ladang investasi yang tepat.

Namun, jika kamu adalah tipe orang yang ingin lebih praktis dan tidak mau repot, investasi tidak langsung pun bisa menjadi pilihan dengan melalui reksa dana.

Itulah beberapa informasi mengenai perbedaan investasi langsung dan tidak langsung. Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang ingin memilih investasi yang tepat.

Follow Me:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat datang di misterexportir.com, kami membuka jasa export untuk produk-produk berkualitas dimana kami bekerjasama dengan UMKM dan supplier pabrik di seluruh indonesia. Kami juga memiliki jasa logistik, undername, custom clearence, dll.

Misterexportir.com adalah brand ekspor resmi dari PT. Triton Nusantara Tangguh. Selain jasa ekspor kami juga membantu client kami mendapatkan banyak buyer dari luar negeri.

download

google-play-badge