Advance Payment

Advance Payment

Dunia ekspor barang begitu luas, salah satunya dari segi pembayaran terdapat arti advance payment atau pembayaran dimuka. Ketika akan melakukan kegiatan ekspor dan impor barang metode pembayaran ini sangat familiar.

Pada dasarnya, dalam perdagangan internasional, ada beberapa metode pembayaran yang digunakan. Namun kebanyakan perusahaan lebih memilih pembayaran dimuka.

Biasanya, pembayaran ini dilakukan dengan menggunakan sistim transfer bank. Jarang perusahaan yang melakukan pembayaran fisik atau secara langsung dari salah satu negara.

Tetapi, pembayaran dilakukan dengan cara pemindahbukuan rekening koran antara bank yang menjadi wakil dari eksportir serta importir, kemudian disertai dengan berbagai macam dokumen seperti dokumen asuransi, pengapalan barang hingga dokumen keuangan.

Dalam pengiriman barang, tidak jarang terjadi masalah pembayaran, hal tersebut disebabkan karena jauhnya jarak antara eksportir dan importir, waktu pengiriman yang lama dan berbagai masalah lain.

Oleh sebab itu, tidak ada salahnya mengenal arti advance payment terlebih dahulu sebelum berkecimpung dalam bisnis ini.

Sehingga nantinya Anda benar-benar memahami apakah perusahaan sudah melakukan alur kerjasama dengan benar atau belum di tahap pembayaran.

Pengertian Advance Payment di Dalam Kegiatan Ekspor Impor

Pengertian Advanced Payment di Dalam Kegiatan Ekspor Impor
gambar: pixabay

Pada pembayaran dimuka, nantinya importir akan melakukan pembayaran terlebih dahulu ke pihak eksportir.

Pembayaran ini bisa full payment atau membayar seluruh tagihan yang dibebankan, atau partial payment, sehingga hanya membayar beberapa persen terlebih dahulu.

Jika pembayaran sudah dilakukan, nantinya perusahaan yang bertugas untuk melakukan ekspor akan mengirimkan barang dagangannya.

Metode pembayaran advance payment mempunyai berbagai macam model atau variasi. Model dan variasi ini bergantung dari besaran harga yang dibayarkan oleh pembeli.

Contohnya saja seperti variasi partial payment with order. Dengan variasi pembayaran ini, importir hanya akan membayar sebagian terlebih dahulu dari besaran harga barang.

Pembayaran yang dilakukan seperti harga barang, biaya lain berdasarkan perjanjian seperti asuransi, ongkos pengangkutan serta biaya lain yang akan dibayar oleh importir sesudah eksportir selesai melakukan pengiriman barang.

Metode pembayaran satu ini memang cukup rawan untuk dilakukan, namun juga menguntungkan. Oleh sebab itu, pastikan sudah melakukan kesepakatan dengan baik pada pihak yang melakukan pembelian barang.

Beberapa Macam Keuntungan Advance Payment

Beberapa Macam Keuntungan Advanced Payment
gambar: pixabay

Setelah mengenal arti advance payment hal berikutnya yang harus diketahui adalah keuntungan melakukan pembayaran ini.

Pada dasarnya, sistem pembayaran ini dapat memberikan keuntungan untuk eksportir karena berbagai macam hal, seperti:

  1. Eksportir telah menerima pembayaran terlebih dahulu. Karena pembayaran dimuka dilakukan sebelum perusahaan mengirimkan barang, tentu saja eksportir akan diuntungkan. Dana hasil dari ekspor tersebut dapat digunakan untuk menggerakkan roda bisnis lainnya, padahal barang yang dipesan belum dilakukan pengiriman.
  2. Dana dapat digunakan untuk modal kerja. Biasanya, pembayaran dengan metode advance payment ini dilakukan setelah kesepakatan antara eksportir dan importir terjadi. Oleh sebab itu, bila pembayaran dimuka sudah dilakukan, tentu saja dana ini bisa digunakan untuk modal kerja produksi barang.
  3. Lebih aman. Jika importir sudah melakukan pembayaran, eksportir tentu saja memiliki posisi sangat aman, karena pembayaran sudah diterima. Entah pembayaran full 100% maupun beberapa persen terlebih dahulu. Melakukan pembayaran dimuka jauh lebih baik untuk keberlangsungan bisnis dibandingkan dengan sistem pembayaran invoice.

Dalam arti advance payment Keuntungan memang akan lebih banyak diperoleh pihak eksportir, sedangkan pihak importir harus memperkecil risiko-risiko yang akan muncul.

Risiko yang akan terjadi seperti barang tidak dikirim eksportir, sehingga meskipun sudah menerima barang, si pembeli tidak akan pernah menerima barang.

Selain itu risiko lainnya seperti barang tidak sesuai dengan order, penyebabnya entah karena jumlah yang kurang sesuai atau memiliki mutu yang jelek.

Ada juga risiko barang diterima dengan tempo lama, atau terdapat kemungkinan larangan ekspor. Oleh sebab itu dibutuhkan berbagai macam pertimbangan jika ingin menggunakan metode ini.

Pertimbangan Melakukan Pembayaran Advance Payment

Arti advance payment sudah begitu jelas, yakni melakukan pembayaran dimuka. Namun, ada berbagai macam jenis pertimbangan ketika ingin melakukan metode bayar menggunakan jenis ini.

  1. Perhatikan nilai suatu transaksi. Jika Anda dari pihak pembeli, Anda bisa memperhatikan nilai transaksi, apakah nilai transaksi barang tersebut termasuk besar atau kecil. Jika nilai transaksi barang termasuk dalam jumlah yang kecil, pembayaran dengan metode ini tidak menjadi sebuah masalah.
  2. Sudah saling percaya. Baik dari sisi pengirim atau penerima barang, jika antar perusahaan sudah saling percaya, hal tersebut tidak menjadi masalah. Lebih-lebih jika perusahaan selalu melakukan order atau repeat order, pembayaran dengan menggunakan sistem ini tidak menjadi hambatan.
  3. Importir begitu membutuhkan barang. Untuk barang-barang yang langka dan hanya dimiliki oleh perusahaan A, B atau C, tidak masalah jika ingin melakukan pembayaran terlebih dulu. Karena tidak sedikit perusahaan yang memiliki aturan, pembayaran dimuka harus dilakukan terlebih dahulu, jika tidak melakukan pembayaran, proses order tidak akan diproses.  Oleh sebab itu ketahui arti advance payment dan aplikasikan dengan baik. Jangan sampai hanya karena kurang percaya dengan sebuah perusahaan, padahal Anda membutuhkan barang tersebut, proses produksi menjadi terhambat.
  4. Yakin pada kredibilitas perusahaan. Sebagai pihak yang melakukan impor, tentu saja Anda harus yakin dengan perusahaan yang dipilih. Namun, jika Anda kurang meyakini kredibilitas perusahaan mereka, hindari melakukan pembayaran dengan metode ini.
  5. Importir menjadi anak perusahaan eksportir. Bila pembeli barang merupakan anak perusahaan dari penjual, pembayaran dengan menggunakan metode ini tidak menjadi sebuah masalah.

Meminimalisir Risiko dari Advance Payment

Meminimalisir Risiko dari Advanced Payment
gambar: pixabay

Bila sudah mengenal arti advance payment, Ada beberapa macam cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko metode pembayaran dengan menggunakan cara ini.

Pertama, Anda dapat meminta jaminan yang berasal dari pihak penjual jika pengiriman barang pasti sudah akan dilakukan. Sebenarnya, metode pembayaran dan kegiatan jual beli sudah memiliki payung hukum sendiri.

Sehingga, melakukan suatu kegiatan jual beli dengan proses pembayaran ini tidak menjadi sebuah masalah.

Anda juga dapat meminta standby L/C. Standby LC merupakan jaminan pembayaran. Jaminan pembayaran ini dikeluarkan oleh bank.

Selain itu, agar bisa untuk meminimalisir risiko dalam arti advance payment dijelaskan melakukan pembayaran dimuka, sehingga tidak harus pembayaran dilakukan sebesar 100%.

Contoh Advance Payment

Anda dapat melakukan negosiasi dengan pihak penjual, agar pembayaran dilakukan 25% : 75%. Sehingga saat melakukan order membayar 25% terlebih dahulu, kemudian ketika barang sudah diterima, pembayaran sisanya dilakukan.

Selain 25% : 75%, besaran pembayaran bisa 50% : 50%, sehingga sama-sama merasa aman ketika melakukan transaksi jual beli.

Besaran pembayaran ini bergantung dari negosiasi yang Anda lakukan. Biasanya, untuk perusahaan yang baru pertama kali melakukan ekspor impor, pembayaran yang dilakukan sebesar 50%.

Pembayaran tersebut bukan hanya mencangkup harga barang, namun juga tanggung jawab lainnya seperti biaya pengiriman, bongkar muat, asuransi, pajak dan lainnya.

Melakukan pembayaran dengan advance payment memang menguntungkan. Namun pastikan sudah mengenal arti advance payment terlebih dahulu.

Follow Me:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat datang di misterexportir.com, kami membuka jasa export untuk produk-produk berkualitas dimana kami bekerjasama dengan UMKM dan supplier pabrik di seluruh indonesia. Kami juga memiliki jasa logistik, undername, custom clearence, dll.

Misterexportir.com adalah brand ekspor resmi dari PT. Triton Nusantara Tangguh. Selain jasa ekspor kami juga membantu client kami mendapatkan banyak buyer dari luar negeri.

Copyright © PT. Triton Nusantara Tangguh