Cara Menjadi Eksportir Rempah

Cara Menjadi Eksportir Rempah

Hai sobat eksportir, peluang bisnis yang memiliki potensi untuk diekspor itu ada banyak loh, salah satunya adalah menjadi eksportir rempah. Bagaimana caranya? Yuk kita bahas langsung bahas saja cara menjadi eksportir rempah.

Menjadi eksportir rempah itu merupakan sebuah usaha yang cukup potensial, karena peminat rempah Indonesia cukup banyak di negara lain.

Rempah-rempah sendiri merupakan salah satu dari sekian banyak komoditas ekspor andalan yang dimiliki Indonesia.

Selain itu, dengan mengekspor rempah kamu pun telah berkontribusi dalam menyumbang devisa negara.

Nah, kalau kamu mau tahu bagaimana cara menjadi eksportir rempah, simak artikel berikut ini:

Pilih Produk Rempah

pilih produk rempah
gambar: pexels

Sebelum kamu memulai bisnis ekspor rempah, hal pertama yang mesti kamu lakukan adalah menentukan produk rempah apa yang ingin kamu ekspor.

Indonesia sendiri memiliki beragam produk rempah andalan yang berpotensi tinggi dan banyak dicari di negara lain.

Jenis rempah apa sajakah itu?

1. Lada

Rempah ini merupakan tanaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari Aceh, Lampung, Kalimantan, Sulawesi, hingga di pulau Jawa.

Di tahun 2019, ekspor lada putih mencapai 29.691 ton dengan nilai $ 87.706 USD dengan negara pengimpor tertinggi adalah Vietnam, Amerika Serikat, dan Jerman.

2. Cengkeh

Cengkeh merupakan tanaman asli Indonesia yang mana saat ini daerah penghasil cengkeh terbesar adalah Sulawesi Selatan dan Tenggara, juga Jawa Timur.

Ekspor cengkeh pada 2020 periode Januari – April mencapai 380 ribu ton, nilai tersebut meningkat dari tahun lalu di periode yang sama, yaitu hanya 300 ribu ton.

3. Kayu Manis

Menurut data dari Kementerian Perdagangan, hampir 85% kayu manis yang tersebar di seluruh dunia berasal dari Indonesia. Hal tersebut tentu menjadikan Indonesia sebagai pemasok kayu manis terbesar.

Pada tahun 2017, kayu manis sendiri sudah memperoleh keuntungan sebesar $ 122 USD yang diperoleh dari pasar Amerika Serikat.

4. Pala

Rempah asli Maluku ini telah menjadi komoditi unggulan dan sudah dibudidayakan secara turun temurun oleh masyarakat Maluku. Selain Maluku, terdapat juga Aceh, Papua Barat, dan Sulawesi Utara yang menjadi penghasil pala terbesar di Indonesia.

Nilai ekspor perdagangan dari pala mencapai $ 111 juta USD dengan volumenya yang mencapai 20 ribu ton pada tahun 2018.

5. Vanili

Vanili Indonesia pun juga cukup diminati di pasar luar negeri. Jenis vanili yang dicari untuk bahan olahan makanan dan minuman adalah jenis Vanili Planivolia.

Di pasar internasional, vanili Indonesia menjadi pengekspor vanili terbesar ketiga di dunia setelah Madagaskar dan Prancis.

6. Jahe

Tanaman rempah lain yang menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia adalah Jahe. Dengan permintaan pasar yang besar, jahe Indonesia telah diekspor ke berbagai negara.

Beberapa negara yang mengimpor jahe adalah Jepang, Hongkong, Korea Taiwan, India, Bangladesh, Amerika Serikat, dan lainnya.

7. Kunyit

Yang ketujuh ada kunyit. Sama seperti produk rempah lainnya, tanaman ini banyak dicari karena banyak manfaat yang terkandung di dalamnya.

Bahkan menurut beberapa sumber, tanaman ini mampu mencegah virus corona karena memiliki zat curcumin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Itulah beberapa produk rempah adalah Indonesia yang memiliki potensi tinggi untuk diekspor. Kamu tinggal memilih ingin mengekspor produk rempah apa.

Cara Mendapatkan Produk Ekspor

cara mendapatkan produk ekspor
gambar: freepik

Setelah kamu memilih produk rempah apa yang ingin diekspor, selanjutnya tentukan bagaimana kamu mendapatkan produk tersebut. Terdapat dua cara untuk mendapatkan produk rempah, yaitu:

1. Menjadi Produsen Sendiri

Pertama adalah kamu menjadi produsen rempah sendiri. Dengan kata lain kamu menjadi petani rempah untuk nantinya produk tersebut kamu ekspor.

2. Menjadi Eksportir Non Produsen

Selanjutnya kamu bisa mengekspor produk rempah tanpa menjadi petani. Maksudnya adalah kamu menjadi pengepul, atau membeli jahe ke para petani. Kemudian barulah kamu mengekspor produk tersebut ke luar negeri.

Menjadi Eksportir Rempah

menjadi eksportir rempah
gambar: pexels

Cara menjadi eksportir pemula dan bisa mengekspor ke negara lain, tentu kamu harus bisa menjual produk kamu ke luar negeri.

Agar kamu bisa mendapatkan pembeli atau buyer luar negeri, terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

1. Pasarkan Produk Rempah Kamu

pasarkan produk rempah kamu
gambar: freepik

Agar kamu dapat menemukan buyer dari luar negeri, kamu harus memasarkan produk kamu.

1. Secara Online

Pemasaran bisa kamu lakukan secara online. Yaitu dengan memanfaatkan sosial media, marketplace atau dengan membuat website.

2. Bantuan Pemerintah atau Swasta

Kamu juga bisa meminta bantuan pemerintah atau swasta untuk memasarkan produk rempah kamu ke luar negeri. Mereka pun terkadang memiliki program untuk membina para eksportir beberapa komoditas tertentu. Jika perlu, kamu juga dapat mengikuti program mereka.

3. Ikuti Pameran Ekspor Impor di Dalam atau Luar Negeri

Supaya produk rempah kamu semakin dikenal, ikutilah pameran yang sekiranya dapat membantumu menemukan buyer luar negeri. Bisa itu pameran pertanian, atau expo produk komoditas ekspor.

2. Pastikan Produk Memenuhi Standar

Karena produk kamu akan memasuki negara lain, tentu saja di negara lain tersebut terdapat standar tersendiri agar memastikan produk yang masuk ke negara tersebut layak untuk digunakan oleh warganya.

Nah, untuk itu kamu harus membuat produk kamu menjadi lebih berkualitas agar dapat memenuhi standar di negara lain.

Selain itu, kamu pun akan lebih mudah mendapatkan buyer luar negeri jika produk kamu terbukti berkualitas baik.

3. Persiapan untuk Ekspor

persiapan untuk ekspor
gambar: pixabay

Supaya kamu dapat mengirimkan produk kamu ke luar negeri, terdapat terdapat beberapa syarat yang harus kamu penuhi. Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi supaya kamu bisa mengekspor.

1. Memiliki Badan Usaha

Sebagai orang yang memiliki usaha, tentu saja kamu harus berdiri sebagai PT atau CV dan memiliki Nomor Identitas Kepabeanan (NIK) supaya bisa mengekspor produk kamu

Tapi jangan khawatir, untuk kamu yang usahanya masih berdiri atas perseorangan dan belum mengekspor dalam jumlah banyak, kamu tetap bisa mengekspor dengan menggunakan jasa undername.

Bahkan yang sudah berdiri sebagai badan usaha dan memiliki NIK terkadang masih menggunakan jasa undername atau forwarder agar tidak berurusan langsung dengan bea cukai dan lainnya untuk ekspor.

Kamu bisa mempercayakan jasa undername pada Mister Eksportir untuk menjadi partner ekspor rempah kamu.

Kamu bisa menghubungi Mister Eksportir untuk konsultasi rencana ekspor rempah kamu pada kontak di bawah ini:

Customer Service :

Hotline 021-2138-7185

Konsultasi Shipment Ekspor :

Kontak Kami

 

2. Siapkan Dokumen Untuk Ekspor

Kemudian, ketika kamu ingin mengirim rempah kamu ke luar negeri, terdapat beberapa dokumen yang harus dipenuhi sebagai persyaratan:

  • Packing List

Dokumen packing list dikeluarkan oleh pihak eksportir. Dokumen ini berisi jenis, jumlah, dan berat barang yang ingin diekspor. Packing list juga termasuk dokumen Invoice yang berisi nota atau faktur penjualan rempah kamu.

  • Bill of Landing/Airway Bill

Dokumen ini diterbitkan oleh pihak shipping line. Bill of Landing jika menggunakan sea freight dan Airway Bill jika menggunakan air freight.

  • Certificate of Origin

Dokumen ini berisi keterangan negara asal barang yang akan diekspor atau diimpor dan dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan dan Industri.

  • Certificate of Analysis

Diterbitkan setelah rempah kamu sudah dicek di laboratorium analisis. Yang mengeluarkan dokumen ini adalah badan sertifikasi seperti Sucofindo atau Geoservices.

  • Certificate of Phytosanitary

Kemudian, karena rempah adalah produk pertanian maka produk kamu harus memiliki certificate of phytosanitary yang dikeluarkan oleh departemen pertanian dengan menjalani proses karantina.

  • Shipping Instruction

Merupakan surat pengajuan atau instruksi perintah pengiriman barang. Surat ini dibuat oleh pengirim atau perusahaan ekspedisi kepada pihak peayaran agar segera diproses mulai dari muat barang dikapal hingga kapal berangkat.

  • PEB dan NPE

Surat Pemberitahuan Ekspor Barang adalah dokumen yang menginformasikan pelaksanaan ekspor barang yang nantinya diberikan kepada Bea Cukai.

Jika sudah diperiksa dan diterima oleh Bea Cukai, maka selanjutnya mereka akan memberikan dokumen Nota Pelayanan Ekspor (NPE).

Kira-kira seperti itulah cara menjadi eksportir rempah. Semoga artikel kali ini bisa membantu kamu untuk menjadi eksportir rempah yang sukses. Terima kasih.

Follow Me:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat datang di misterexportir.com, kami membuka jasa export untuk produk-produk berkualitas dimana kami bekerjasama dengan UMKM dan supplier pabrik di seluruh indonesia. Kami juga memiliki jasa logistik, undername, custom clearence, dll.

Misterexportir.com adalah brand ekspor resmi dari PT. Triton Nusantara Tangguh. Selain jasa ekspor kami juga membantu client kami mendapatkan banyak buyer dari luar negeri.

CONTACT US

Copyright © PT. Triton Nusantara Tangguh