Inilah Pengertian Impor Sebenarnya!

Inilah Pengertian Impor Sebenarnya!

Pengertian Impor –  Bagi Anda yang tertarik memulai bisnis perdagangan internasional, mengenal istilah ekspor-impor sangatlah penting. Sebab penting untuk mengetahui seluk beluk ekspor dan impor sebelum memulai bisnis.

Pengertian Impor
Pengertian Impor – Mister Exportir

Terlebih dunia ekspor dan impor bukanlah hal yang mudah. Sangat kompleks dan memiliki tantangannya tersendiri. Maka mengedukasi diri dengan pengetahuan yang berhubungan dengan hal ini sangatlah penting.

Fokus pembahasan pada artikel kali ini adalah kita akan mengulik lebih jauh mengenai impor. Bagaimana pengertian impor, perbedaan ekspor dan impor serta tujuan dan manfaat dari ekspor dan impor. Berikut ini penjelasannya untuk Anda.

 

Baca Juga: Sudah Tau Pengertian Incoterms? Yuk Kenali INCOTERMS!

 

Perbedaan Ekspor dan Impor

Pengertian Impor
Pengertian Impor – Mister Exportir

Secara sederhana ekspor adalah kegiatan dengan menjual barang dari dalam menuju ke luar negeri.  Misalnya Indonesia mempunyai tumbuhan jahe yang luar biasa melimpah, di dunia internasional sangat membutuhkan jahe guna kebutuhan mereka.

Oleh sebab kebutuhan seperti inilah sehingga menyebabkan perdagangan internasional dengan Indonesia mengekspor jahe ke sejumlah negara lain. Maka kesimpulannya adalah yang dilakukan Indonesia tersebut merupakan kegiatan ekspor.

Sedangkan secara sederhana pula, pengertian impor adalah kegiatan dengan menjual barang dari luar menuju ke dalam negeri guna memenuhi keperluan dalam negeri. Misalnya Indonesia tidak mempunyai tanaman gandum sebab gandum tidak dapat tumbuh di Indonesia. Maka oleh sebab itulah Indonesia meminta bantuan kepada negara lain untuk mendatangkan gandum ke Indonesia. Nah hal inilah yang dinamakan dengan kegiatan impor.

 

Istilah-istilah yang Sering Digunakan

Pengertian Impor
Pengertian Impor – Mister Exportir

Berikut ini istilah-istilah yang digunakan dalam ekspor-impor:

  1. Air waybill: Suatu kontrak mutlak yang dikeluarkan perusahaan angkutan udara.
  2. Biil of lading (B/L): Surat tanda terima barang yang dimuat di atas kapal dan merupakan bukti kepemilikan atas barang serta perjanjian pengangkutan barang melalui laut.
  3. Invoice: Nota atau Faktur yang berisi harga dan jumlah barang serta total harga.
  4. C&F atau Cost and Freight: Seluruh biaya produksi dan pengapalannya masuk dalam harga barang.
  5. Clearance: hak kapal untuk meninggalkan pelabuhan; izin berangkat kapal dari pelabuhan; perizinan mengeluarkan barang dari pabean; izin mengeluarkan barang dari pabean.
  6. Consignee: Nama dan alamat penerima barang atau pembelinya.
  7. O. B atau free on board: Suatu kewajiban penjual hanya sebatas sampai pelabuhan pengirim
  8. Packing list : Faktur atau nota yang berisi jumlah dan berat barang (berat bersih dan berat kotor)
  9. Commodity: Barang yang merupakan hasil pertanian, namun saat ini disebut produk.
  10. Packing List: daftar sistem pengepakan.
  11. Terms of trade: terma dagangatau syarat penyerahan perdagangan.
  12. Proforma Invoice: invoice yang bersifat sementara sebelum dikeluarkan commercial invoice.
  13. Comemrcial Invoice: daftar nilai / harga barang yang tercantum dalam packing list.
  14. Sales Contract: kontrak perjanjian jual-beli antara pihak eksportir/ penjual dan importer/ pembeli antar negara.
  15. Payment terms: terma pembayaran dalam pedagangan jual-beli.
  16. API: singkatan dari angka pengenal importer.
  17. SRP: singkatan dari surat surat registrasi pabean dimana dengan surat ini sangat berguna bagi importir sebagai identitas yang memenuhi persyaratan DJBC.
  18. Consignee: nama lain dari importir atau penerima barang.
  19. Shipper: nama lain dari eksportir atau pengirim barang.
  20. Forwarder Company: sebuah perusahaan dimana tugasnya dalah selain merangkap EMKL/EMKU, menyewa container ke shipping lines, dan bisa mengirim sampai ke pelabuhan negara tujuan, akan tetapi bisa menerbitkan dokumen pengapalan seperti BL/ AWBL.
  21. Gross Weight (GW): berat kotor suatu barang yang akan dikirimkan.
  22. Net Weight (NW): berat bersih suatu barang tanpa kemasan.
  23. Shipping Schedule: jadwal keberangkatan kapal / pesawat.
  24. Warehouse: gudang tempat penumpukan barang yang dikirim dengan tidak menggunakan container.
  25. Consolidasi: suatu proses yang pada biasanya dilakukan oleh freight forwarder untuk menggabungkan banyak kiriman menjadi satu kiriman, dan hal ini akan di pull in sehingga penuh 1 kontainer. Selain itu teknik ini akan memperkecil biaya ongkos kiriman secara keseluruhan.

 

Tujuan dan Manfaat Ekspor dan Impor

Setelah memahami bersama mengenai pengertian impor dan ekspor, lalu bagaimana dengan tujuan dan manfaat dari keduanya? Maka berikut ini penjelasannya:

Tujuan Ekspor

  • Mengendalikan harga produk dari ekspor dalam negeri
  • Menciptakan iklim usaha secara kondusif
  • Menjaga kestabilan kurs (valas) valuta asing

 

Tujuan Impor

  • Mengurangi keluarnya sebuah devisa keluar negeri
  • Memperkuat posisi dari neraca pembayaran
  • Memenuhi kebutuhan dalam negeri

 

Sementara manfaat dar ekspor dan impor ialah sebagai berikut:

Pengertian Impor
Pengertian Impor – Mister Exportir

Manfaat Ekspor

  • Memperluas pasar bagi Indonesia
  • Menambah devisa negara
  • Memperluas devisa negara

 

Manfaat Impor

  • Mendapatkan barang dan jasa yang tidak bisa dihasilkan.
  • Memperoleh teknologi modern
  • Memperoleh bahan baku.

 

Kesalahan-kesalahan yang Sering Dilakukan

Pengertian Impor
Pengertian Impor – Mister Exportir

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa dunia ekspor dan impor adalah hal yang rumit dan tidak. Serta pastilah memiliki tantangannya tersendiri. Maka diperlukan kehati-hatian dalam setiap kegiatannya, karena pada umumnya terdapat beberapa kesalahan yang telah sering dilakukan oleh sekelompok individu atau perusahaan yang masih baru memulai kegitan ekspor dan impor, sebaga berikut:

  1. Tidak melaksanakan konsultasi terlebih dahulu
  2. Tidak memperhatikan dari kelengkapan dokumen sebelum kegiatan export dan import
  3. Harus mengetahui bagaimana alur dan prosedur yang seharusnya dilaksanakan
  4. Kurangnya pemahaman di dalam setiap prosesnya
  5. Terlalu melihat keuntungan, sehingga telah melupakan hal-hal yang sederhana

 

Syarat-syarat Melakukan Impor

1. Memiliki izin impor, seperti :

  • API (Angka Pengenal Impor) sebagai importir umum, berlaku selama perusahaan tersebut menjalankan usaha
  • APIS (Angka Pengenal Impor Sementara), berlaku selama jangka waktu 2 tahun dan tidak bisa diperpanjang
  • API (S), produsen dalam perusahaan diluar PMA ataupun PMDN
  • APIT, (Angka Pengenal Impor Terbatas), diperuntukkan pada perusahan PMA/PMDN

Persyaratan untuk mendapatkan APIS :

  • Memiliki SIUP, diperuntukkan perusahaan menengah dan besar
  • Memiliki keahlian dalam perdagangan impor
  • Referensi dari bank devisa
  • Bukti dari kewajiban pajak (NPWP)

Persyaratan untuk mendapatkan API :

  • Wajib memiliki APIS
  • Telah melakukan impor minimal adalah empat kali dan sudah mencapai nilai dari nominal US$100.000,00
  • Tidak pernah mengingkari dari kontrak impor

 

2. Harus importer

Importir merupakan pengusaha yang bisa melakukan kegiatan perdagangan menggunakan cara memasukan barang yang dari luar negeri masuk ke dalam wilayah pabean Negara Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kategori importir mencakup :

  • Importir Umum, Terdaftar, dan Produsen
  • Produsen Importir
  • Agen Tunggal

 

3. Komoditas Impor

Komoditas impor merupakan semua jenis barang yang sudah terdaftar sebagai barang impor dan juga sesuai dengan ketentuan dari perpajakan serta kepabeanan yang berlaku.

 

Nah, demikianlah pembahasan pada artikel kali ini mengenai tips memilih pengertian import. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda yang membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat datang di misterexportir.com, kami membuka jasa export untuk produk-produk berkualitas dimana kami bekerjasama dengan UMKM dan supplier pabrik di seluruh indonesia. Kami juga memiliki jasa logistik, undername, custom clearence, dll.

Selain itu, Kami juga memfasilitasi para seller di Indonesia dari segi keuangan/ Finance untuk memudahkan pihak seller dalam aktivitas transaksi jual beli.

Copyright © Misterexportir.com